JAKARTA, Grahanews.com – Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta sekaligus Ketua Umum Bang Japar, Fahira Idris, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan berkolaborasi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Ibu Kota. Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi yang berlangsung di Mako Bang Japar, Jakarta, Selasa (13/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Fahira menekankan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Menjaga kamtibmas tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi antara negara dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejak awal berdiri, organisasi Bang Japar konsisten mengusung semangat ‘Berbuat dan Bermanfaat’, salah satunya melalui kontribusi nyata dalam menjaga ketertiban lingkungan, membangun kesadaran masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum.
Fahira juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Polri yang dinilai berhasil menjaga stabilitas keamanan di Jakarta. Ia menyoroti capaian Jakarta yang dinobatkan sebagai kota teraman nomor dua di Asia Tenggara berdasarkan Global Residence Index 2026, tepat di bawah Singapura.
“Capaian ini tidak terlepas dari kerja keras Polri bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Fahira mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam menangani berbagai kasus yang menjadi perhatian publik, termasuk penindakan terhadap aksi premanisme di kawasan Tanah Abang yang menyasar pedagang kecil dan sopir bajaj.
“Ini menunjukkan bahwa negara hadir dan tidak mentolerir tindakan yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fahira juga menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat sebagai bentuk masukan konstruktif kepada Polri. Beberapa di antaranya meliputi penguatan pemetaan wilayah rawan, intensifikasi patroli di titik-titik yang masih dianggap rentan, serta peningkatan efektivitas kanal pengaduan publik agar masyarakat lebih aktif dan percaya untuk melapor.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pendekatan preventif berbasis komunitas melalui edukasi, kolaborasi dengan organisasi masyarakat, serta pembinaan di wilayah rawan. Menurutnya, upaya pencegahan harus berjalan seiring dengan penegakan hukum yang konsisten dan terlihat oleh publik.
Fahira menegaskan kesiapan Bang Japar untuk menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga kamtibmas, termasuk dalam menyampaikan pesan-pesan keamanan, membangun kesadaran hukum, serta memperkuat peran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami siap berkolaborasi demi Jakarta yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara Polri dan masyarakat dapat terus diperkuat melalui komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan.












